Kominfo Ancam Blokir Facebook, Whatsapp, Google dan Instagram Bulan Depan, Berani?

InfoSemarang.co.id – Sejumlah raksasa teknologi kabarnya terancam diblokir di Indonesia jika tak segera mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat. Beberapa PSE lingkup privat yang belum terdaftar termasuk Facebook, WhatsApp, Google, hingga Instagram.
Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi mengimbau kepada para Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang ada di Indonesia, untuk segera melakukan pendaftaran ke Kominfo.
“Sebab, batas waktu pendaftaran PSE Lingkup Privat, baik domestik maupun asing, melalui sistem online single submission-risk based approach (OSS-RBA) akan berakhir pada 20 Juli 2022,” kata Dedy di Gedung Kominfo, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2022).
Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang dijadwalkan akan berlaku pada 20 Juli 2022.
Namun sebelum memutuskan akses PSE sepenuhnya, akan ada beberapa langkah yang perlu ditempuh untuk melakukannya.

 

Juru bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi pun menjelaskan bahwa pemutusan akses akan terlebih dahulu diidentifikasi, serta koordinasi yang tepat dengan kementerian atau lembaga terkait yang bertanggung jawab terhadap sektor tersebut.
“Kita bisa cek misalnya game lokal, itu kementrian atau lembaga yang menaungi siapa? Kameparekraf misalnya. Fintech yang menaungi siapa? OJK misalnya. Media sosial yang menaungi siapa Kominfo, dan seterusnya,” jelas Dedy dalam keterangannya.
Kendati PSE privat berpotensi diblokir jika telat mendaftarkan diri, namun Dedy menjelaskan PSE yang sudah diblokir masih bisa kembali jika memenuhi kewajiban sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
Tak gentar jika harus memutus akses PSE domestik maupun asing yang tak patuh mendaftarkan diri, namun Dedy yakin PSE besar seperti Facebook, cs siap mematuhi aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.