Tugu Muda adalah monumen yang di bangun untuk mengenang jasa para pahlawan. yang sudah gugur berperang pada masa Pertempuran 5 Hari di Semarang. Tugu muda memberi gambaran tentang masyarakat semarang yang bersemangat berjuang serta patriotisme. Untuk para pemuda yang gigih, rela berkorban dengan semangat yang besar mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Sedangkan wujud Tugu Muda Semarang yang berpenampang segi 5, terdiri dari 3 bagian ialah landasan, tubuh serta kepala. Pada bagian kaki tugu, ada relief dengan 5 buah sangga pilar yang mempunyai arti tiap- tiap.

Mulai dari Relief Hongerodeem, yang menggambarkan kehidupan rakyat Indonesia pada era penjajahan Belanda serta Jepang yang begotu tertindas. Banyak sekali rakyat yang mengidap kelaparan, sampai kesimpulannya hongerodeem ataupun penyakit busung lapar menggila. Setelah itu Relief Pertempuran, menggambarkan betapa besar gelora semangat dan keberanian para pemuda Semarang dalam mempertahankan kemerdekaan negeri serta bangsanya.

Sedangkan Relief Penyerangan, melambangkan perlawanan rakyat Indonesia kepada penjajahan, supaya segera membebaskan diri dari belenggu penjajahan. Terdapat pula Relief Korban pertempuran, yang mengilustrasikan Pertempuran 5 Hari di Semarang, banyak rakyat yang jadi korban, serta terakhir Relief Kemenangan yang menggambarkan hasil jerih payah serta pengorbanan yang sudah membasahi bumi Semarang.

Rencana pembangunan Tugu Muda Semarang ini diawali pada 28 Oktober 1945. Tetapi sebab pada bulan Nopember 1945 terjalin perang melawan Sekutu serta Jepang, proyek ini jadi terbengkalai. Mula rencannya, Tugu Muda Semarang ini hendak dibentuk di dekat alun- alun ataupun Simpang 5. Akan tapi, akhirnya diputuskan untuk membangun monumen tepat di posisi terbentuknya kejadian Pertempuran 5 Hari tersebut, ialah di pertemuan Jalur Pemuda, Jalur Imam Bonjol, Jalur Dokter. Sutomo, serta Jalur Pandanaran, di mana posisi tersebut bersebrangan dengan Lawang Sewu. Sampai akhirnya Tugu Muda Semarang ini berakhir dibentuk serta ditetapkan pada pada 20 Mei 1953, bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional, oleh Ir. Soekarno, Presiden awal Republik Indonesia.

Supaya Tugu Muda Semarang nampak lebih elok serta menarik atensi warga, Pemerintah Kota Semarang juga membangun suatu halaman serta kolam air yang mengelilingi tugu muda Semarang. Sebagian ornamen juga ditambahkan, semacam air mancur, lampu, sehingga membuat Tugu Muda Semarang ini jadi monumen sekalian halaman Kota Semarang . Tugu Muda Semarang juga jadi salah satu landmark Kota Semarang yang jadi salah satu tujuan destinasi wisata.

Sejarah Pembangunan

Tugu muda ini didirikan buat mengenang kejadian Pertempuran 5 hari di Semarang. Peletakan batu awal dicoba pada bertepatan pada 28 Oktober 1945, oleh Mr. Wongsonegoro( Gubernur Jawa Tengah) pada posisi yang direncanakan semula ialah didekat Alun- alun. Tetapi karena pada bulan Nopember 1945 meletus perang melawan Sekutu serta Jepang, proyek ini jadi terbengkalai.

Setelah itu tahun 1949, oleh Badan Koordinasi Pemuda Indonesia( BKPI), diprakarsai inspirasi pembangunan tugu kembali, namun sebab kesusahan dana, inspirasi ini jugaa belum terlaksana. Pada tahun 1951. Wali kota Semarang Hadi Soebeno Sosro Wedoyo. membentuk Panitia Tugu Muda Semarang, dengan rencana pembangunan tidak lagi pada posisi alun- alun, tapi pada posisi tempat terbentuknya kejadian pertempuran 5 hari di semarang ialah di pertemuan Jalan. Pemuda, Jalan. Imam Bonjol, Jalan. Dokter. Sutomo, serta Jalan. Pandanaran dengan Lawang Sewu semacam posisi saat ini ini. Kesimpulannya pada bertepatan pada 10 Nopember 1951, Gubernur Jawa Tengah Boediono meletakkan batu awal di posisi yang baru ini.

Tugu muda Semarang ditetapkan pada bertepatan pada 20 Mei 1953, bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional, oleh Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia. Desain tugu dikerjakan oleh Salim. Sebaliknya relief pada tugu dikerjakan oleh seniman Hendro. Batu yang digunakan antara lain dihadirkan dari Kaliurang serta Paker.

Bangunan-Bangunan lainya yang berada disekitar tugumuda dianataranya adalah Lawang Sewu, Gedung Pandanaran, Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah, Museum Mandala Bhakti & Gereja Katedral Semarang.

Galeri Tugu Muda

monumen tugu muda semarang
monumen tugu muda semarang

Ditandai dalam:

, ,